Senin, 20 Januari 2014

Ancelotti: Barcelona Buat Madrid Lebih Baik

 
Hasil imbang yang didapat oleh Barcelona dan Atletico Madrid di La Liga pekan lalu kini membuat Real Madrid, yang ada di peringkat tiga klasemen, hanya terpaut satu angka dari dua klub pemimpin tabel persaingan tersebut.

Tak pelak lagi, hal tersebut membuat entrenador si putih - Carlo Ancelotti, merasa amat puas. Ia menekankan bahwa semenjak tim dibekuk oleh Barcelona di El Clasico, mereka bermain jauh lebih baik.

"Mereka (Barca dan Atleti) bermain satu sama lain dan kami memotong jarak dua poin. Kemudian, tak ada satupun dari mereka yang menang kemarin karena kami bermain di liga yang kompetitif dan sulit memenangkan semua laga. Anda tidak bisa selalu menang. Hal yang sama juga terjadi pada kami saat melawan Osasuna," tutur Ancelotti pada RealMadrid.com.

"Kredit khusus harus diberikan pada tim akibat keberhasilan dalam memangkas jarak poin dengan dua tim teratas di klasemen, karena mereka telah berjuang di sepanjang musim kompetisi. Kami banyak mengalami peningkatan setelah pertandingan melawan Barcelona," pungkasnya.

Tepat Satu Tahun Iker Casillas Absen di La Liga




Tepat Satu Tahun Iker Casillas Absen di La Liga

Laga Real Madrid melawan Valencia, 20 Januari 2013 lalu menjadi laga terakhir kiper Real Madrid Iker Casillas.
Sejak itu, Casillas tak pernah lagi tampil memperkuat El Real di pentas La Liga Spanyol. Jangankan menjadi starter dalam skuad Carlo Ancelotti, Casillas bahkan tidak pernah turun berlaga dari bangku cadangan. Ancelotti lebih memilih Diago Lopez sebagai kiper utama dalam skuadnya daripada Casillas.
Absen panjang Casillas dalam skuad utama Los Blancos di liga domestik ini berawal ketika tampil pada perempat final Copa del Rey melawan Valencia pada 23 Januari tahun lalu. Ketika itu, tanpa sengaja rekan satu timnya Alvaro Arbeloa menendang jari tangan Casillas.
Kiper berusia 33 tahun ini pun harus naik meja operasi untuk memulihkan lagi cedera pada jari tangannya itu. Untuk pemulihan Casillas harus absen sampai tiga bulan. Pelatih El Real saat itu Jose Mourinho pun tak ragu menunjuk Diego Lopez sebagai penggantinya.
Kini di era Ancelotti, Casillas masih tak beranjak dari bangku cadangan. Usai laga melawan Betis, tercatat ia telah absen dalam 38 laga di liga domestik itu.
"Tim ini mempunyai banyak pemain penting. Karena alasan ini, kami akan melakukan berbagai cara agar Casillas bertahan di tim ini," ungkap Ancelotti menanggapi banyak klub yang mengincar kiper gaek itu setelah satu tahun hanya duduk di bangku cadangan di laga La Liga.

Cristiano Ronaldo Pamer Trofi Ballon d'Or Bersama Tukang Cukur Rambut

Cristiano Ronaldo Pamer Trofi Ballon d'Or Bersama Tukang Cukur Rambut
Cristiano Ronaldo bersama Miguel Siero 
 
 Cristiano Ronaldo memang pribadi yang ramah, dan dekat dengan siapa saja. Setelah meraih trofi Ballon d'Or 2013, ia memenuhi nazarnya memberikan masing-masing sebuah mobil untuk empat fisioterapi Madrid. Tak hanya itu, Ronaldo pun memberi kesempatan kepada hair stylist langganannya untuk ikut memegang trofi Ballon d'Or. Hair Stylist yang beruntung itu adalah Miguel Siero. Ia memang tukang cukur langganan CR 7. Penuh bangga Miguel pun memajang foto dirinya bersama Ronaldo yang sedang membawa trofi Ballon d'Or.
Sebagai bonusnya, Ronaldo pun dicukur oleh Miguel. "Awalnya ia tak mau dipotong rambut karena merasa rambutnya masih pendek. Tapi saya berhasil meyakinkannya, dan hasilnya saya sangat suka," katanya dikutip dari mundodeportivo. Dengan rambut anyarnya itu, Ronaldo membawa Madrid berpesta gol atas Betis 5-0, kemarin.

3 Sebab Yamaha R25 mungkin keluar dengan harga di atas Ninja 250

Alasan pertama

arantan-r15-1
Foto di atas adalah R125 yang saya foto 2011 di Probike, Jalan Panjang
Kalau lihat harga R125, ya pantas, harga di Probike pada tahun 2011 sudah di 90 juta, menjadikan pemiliknya di Indonesia sangat sedikit. Sekarang muncul kakaknya R25 atau ya R250 yang harusnya punya posisi sebagai kakak dari R125 toh. Memang harga R125 tersebut adalah motor import dengan margin importir umum, sehingga kalau dibandingkan dengan R25 yang produksi lokal dan dikeluarkan dari YIMM tentu akan menurunkan harga secara singnifikan.
Gimana kalau R25 nya lebih murah dari adiknya R125 kan? R25 kan bakal jadi produk global juga.

Alasan kedua

Ya secara brand pun “harusnya” antara Yamaha dan Kawasaki memang lebih mahal Yamaha bukan? 
Coba lihat-lihat harga supersport Yamaha R6 dengan ZX6 serta R1 dengan ZX10, umumnya mahalan Yamaha.

Alasan ketiga

Bisa lebih murah kalau specnya mengalah dari Ninja 250. Coba ambil contoh Honda CBR 250R, dulu brand Honda dipandang lebih tinggi dari Kawasaki, tapi spec Honda CBR 250R harus di sesuaikan untuk compete secara harga dengan Ninja 250R.
Nyatanya, kalau konsumen di Indonesia tidak lagi memandang brand Kawasaki sebagai brand kecil. Motornya sama bagusnya dan relatif sama terjaminnya kok dengan Honda, yang penting lihat spec saja.

Urusan Raja

Kalau Mbah Dukun di sini menyebutkan kalau Yamaha R25 mau menjadi raja sport 250, sebaiknya juga jadi raja secara volume penjualan.
Menurut saya bukan keharusan, namanya raja, ya satu orang, atau istilahnya Lonely at the top, maksudnya kalau di posisi leveling dalam perusahaan, tentu jumlahnya makin mengerucut ke atas. Makin banyak ya semakin merakyat. Yang penting perception: Yamaha jual Raja.
Raja-raja bawaan Yamaha dari Yamaha CBU pun demikian, ya memang bukan volume yang dikejar, tapi posisi.
Walaupun memang aneh juga, kalau produksi bakal sedikit, ya tidak perlu juga buat basis produksi di Indonesia ya?
Ya… tinggal tunggu waktu saja deh.

Kone 5 Gol, Sriwijaya Cukur Perseru

[Full Time] Kone 5 Gol, Sriwijaya Cukur Perseru
Sriwijaya FC menghidupkan peluang untuk melaju ke babak semifinal Inter Island Cup (IIC) 2014 usai menghantam Perseru Serui dengan skor 8-0 di babak delapan besar grup A. Lancine Kone menjadi bintang lapangan dengan mencetak 5 gol.
Bertanding di Stadion Kanjuruhan, Minggu 19 Januari 2014, kemenangan Sriwijaya sudah tampak di menit awal babak pertama. Kone membuka keunggulan Laskar Wong Kito dua menit selepas kickoff.
Pemain asal Pantai Gading itu kembali menambah dua gol masing-masing menit 22 dan 37. Hingga jeda, Sriwijaya memimpin tiga gol tanpa balas melalui hattrick Kone.
Di interval kedua, Sriwijaya tidak mengendurkan tekanan. Perseru yang berusaha memperkecil kedudukan melalui serangan balik, justru kebobolan di menit 48 melalui penalti Lancine Kone. Tim besutan Subangkit itu memperlebar kedudukan menjadi 4-0.
Belum puas, Sriwijaya kembali menambah rekening gol. Kali ini, Anis Nabar memantapkan keunggulan Sriwijaya menjadi 5-0 menit 69. Dia mengecoh pemain belakang Perseru sebelum melepaskan tendangan terukur.
Kendati telah mencetak empat gol, Kone kembali mencetak gol untuk memperlebar keunggulan Sriwijaya menjadi 6-0. Mantan pemain Persisam Samarinda itu menciptakan gol ke-65 melalui tendangan bebas.
Anis Nabar kemudian menciptakan gol ke-7 untuk Sriwijaya pada menit 75 memanfaatkan kemelut di depan gawang Perseru. Pesta gol Sriwijaya akhirnya ditutup oleh Diogo Santos. Sriwijaya menutup pertandingan dengan skor telak, 8-0.
Kemenangan besar Sriwijaya atas Perseru seakan membayar kegagalan mereka usai dikalahkan Barito Putera 1-4 di laga perdana babak 8 besar IIC 2014. Sriwijaya kini naik ke peringkat 3 dengan mengemas 3 poin.